, ,

Alasan Pengunduran Diri Istri Diky Candra Terungkap, Ketua PKK Tasikmalaya Buka Suara

oleh -23 Dilihat
oleh

Portal Media Kota Tasikmalaya – Pengunduran diri istri Wakil Bupati Tasikmalaya, Diky Candra, dari jabatannya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya akhirnya terungkap ke publik. Setelah berbagai spekulasi beredar, yang bersangkutan akhirnya membuka suara dan menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.

Keputusan ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat posisi Ketua TP PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemberdayaan keluarga, perempuan, dan kesejahteraan sosial di daerah.

Mundur Secara Sadar dan Personal

Ketua TP PKK Tasikmalaya menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut diambil secara sadar dan tanpa tekanan dari pihak mana pun. Ia menyebut keputusan itu dilandasi pertimbangan pribadi dan kondisi yang dinilai tidak lagi memungkinkan untuk menjalankan tugas secara optimal.

“Ini murni keputusan pribadi. Saya merasa tidak bisa menjalankan amanah ini secara maksimal sesuai harapan,” ujarnya saat memberikan klarifikasi kepada awak media.

Fokus pada Kondisi Keluarga dan Peran Domestik

Salah satu alasan utama pengunduran diri adalah keinginan untuk lebih fokus pada keluarga, terutama dalam mendampingi suami yang tengah menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Tasikmalaya serta mengurus kebutuhan rumah tangga.

Ia mengakui bahwa peran sebagai Ketua TP PKK membutuhkan waktu, tenaga, dan komitmen besar. Dalam kondisi tertentu, ia merasa perlu mengambil langkah bijak agar tidak mengorbankan salah satu tanggung jawab.

Istri Diky Candra
Istri Diky Candra

Baca juga: Bocah 6 Tahun yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal di Sungai Cikalang Tasikmalaya

Tegaskan Tak Ada Konflik Internal

Menjawab berbagai isu yang beredar, Ketua TP PKK Tasikmalaya dengan tegas membantah adanya konflik internal, tekanan politik, maupun persoalan hubungan dengan pemerintah daerah. Ia memastikan hubungannya dengan jajaran Pemkab Tasikmalaya dan TP PKK tetap baik.

“Tidak ada masalah dengan siapa pun. Hubungan kami tetap harmonis dan profesional,” tegasnya.

Apresiasi dan Permohonan Maaf

Dalam pernyataannya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK, kader, serta mitra kerja yang selama ini telah mendukung program-program PKK di Kabupaten Tasikmalaya. Ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat masih terdapat kekurangan.

Ia berharap program-program PKK yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepengurusan selanjutnya.

Pemkab Hormati Keputusan

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyatakan menghormati keputusan tersebut. Pemkab menilai pengunduran diri itu merupakan hak pribadi yang patut dihargai, selama dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Pemerintah daerah memastikan roda organisasi TP PKK tetap berjalan dan akan segera melakukan penyesuaian kepengurusan agar program pemberdayaan masyarakat tidak terganggu.

PKK Tetap Jadi Pilar Pemberdayaan Keluarga

Meski terjadi pergantian kepemimpinan, Pemkab Tasikmalaya menegaskan bahwa TP PKK tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan program-program sosial, kesehatan keluarga, penanganan stunting, hingga peningkatan peran perempuan.

Keberlanjutan program menjadi prioritas agar manfaat PKK tetap dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Penutup Babak Baru

Pengunduran diri Ketua TP PKK Tasikmalaya ini sekaligus menutup satu babak kepemimpinan dan membuka ruang bagi penyegaran organisasi. Masyarakat diharapkan dapat melihat langkah ini sebagai keputusan dewasa demi menjaga keseimbangan peran publik dan keluarga.

Dengan klarifikasi terbuka tersebut, polemik pun diharapkan mereda, dan fokus dapat kembali diarahkan pada penguatan program pemberdayaan keluarga di Kabupaten Tasikmalaya.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.