Portal Media Kota Tasikmalaya – Kabar duka menyelimuti warga Kabupaten Tasikmalaya setelah seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Cikalang, Tasikmalaya. Penemuan jasad korban mengakhiri pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan selama beberapa hari terakhir.
Peristiwa ini mengundang keharuan mendalam, baik dari keluarga korban maupun masyarakat sekitar yang sejak awal turut membantu proses pencarian.
Hilang Sejak Beberapa Hari Lalu
Korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tidak kunjung pulang ke rumah. Menurut keterangan keluarga, bocah tersebut terakhir terlihat bermain di sekitar lingkungan tempat tinggalnya yang tidak jauh dari aliran Sungai Cikalang.
Upaya pencarian awal sempat dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar. Namun karena korban tidak ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.
Pencarian Libatkan Tim Gabungan
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat setempat langsung melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan di sejumlah titik, terutama di sepanjang aliran Sungai Cikalang yang diduga menjadi lokasi terakhir korban berada.
Pencarian dilakukan dengan menyisir darat dan air, termasuk menggunakan perahu karet dan peralatan evakuasi lainnya. Medan yang cukup sulit serta arus sungai yang deras menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari.

Baca juga: Kapolres Tasik Kota Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel dan Lepas Sejumlah Purnawirawan
Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Cikalang
Setelah beberapa hari pencarian, jasad bocah tersebut akhirnya ditemukan di aliran Sungai Cikalang. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan.
Penemuan jasad korban sontak mengundang tangis haru keluarga yang sejak awal menanti dengan penuh kecemasan. Warga sekitar juga tampak berdatangan ke lokasi penemuan untuk menyaksikan proses evakuasi.
Dugaan Korban Tenggelam
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat tenggelam. Namun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Jasad korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk keperluan pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Duka Mendalam Keluarga dan Warga
Keluarga korban tidak kuasa menahan kesedihan atas kepergian anak tersebut. Suasana haru menyelimuti rumah duka, di mana kerabat dan tetangga berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moral kepada keluarga.
Warga sekitar mengaku sangat kehilangan dan berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang, terutama terhadap anak-anak yang sering bermain di sekitar sungai.
Imbauan Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak
Pihak berwenang mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang tinggal di dekat sungai atau lokasi berisiko lainnya. Anak-anak diminta tidak bermain sendirian di area berbahaya tanpa pendampingan orang dewasa.
Selain itu, pemerintah daerah dan aparat setempat juga diminta untuk meningkatkan edukasi keselamatan lingkungan serta memasang tanda peringatan di lokasi-lokasi rawan kecelakaan.
Penutup Pencarian, Luka Mendalam Tertinggal
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Meski demikian, peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Tasikmalaya.
Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan bersama, terutama dalam melindungi keselamatan anak-anak di lingkungan sekitar.





