Portal Media Kota Tasikmalaya – Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya dalam mendukung peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) sebagai garda terdepan pembinaan generasi Qur’ani. Dukungan ini dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, beriman, dan berdaya saing.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Cecep dalam kegiatan pembinaan dan koordinasi LPTQ yang dihadiri pengurus, tokoh agama, serta perwakilan lembaga pendidikan keagamaan di Tasikmalaya.
LPTQ Punya Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda
Bupati Cecep menekankan bahwa LPTQ memiliki peran strategis tidak hanya dalam pembinaan tilawah Al-Qur’an, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia kepada generasi muda.
Menurutnya, pembinaan Qur’ani menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
Komitmen Pemkab Tasikmalaya dalam Pembinaan Qur’ani
Pemkab Tasikmalaya, kata Bupati Cecep, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada LPTQ, baik dalam bentuk kebijakan, fasilitasi program, maupun sinergi lintas sektor. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah melihat pembinaan Qur’ani sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia di Tasikmalaya.
Dorong Pembinaan Berkelanjutan dan Merata
Bupati Cecep juga mendorong agar pembinaan yang dilakukan LPTQ dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Pembinaan yang merata dinilai penting agar potensi generasi muda di berbagai daerah dapat berkembang secara optimal.
Ia menekankan perlunya inovasi program pembinaan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Baca juga: Terbagi Tiga Tim Inventarisasi BMD, Bidang Aset BPKAD Kota Tasik Laksanakan Pengecekan Kendaraan
Sinergi LPTQ dengan Lembaga Pendidikan
Dalam upaya memperkuat pembinaan generasi Qur’ani, Bupati Cecep menilai sinergi antara LPTQ dengan lembaga pendidikan formal maupun nonformal sangat diperlukan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan Qur’ani yang kuat dan berkelanjutan.
Pemkab Tasikmalaya siap memfasilitasi kerja sama tersebut demi peningkatan kualitas pembinaan Al-Qur’an di daerah.
Pembinaan Qur’ani sebagai Fondasi Pembangunan Daerah
Bupati Cecep menegaskan bahwa pembinaan generasi Qur’ani sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Nilai-nilai Qur’ani diyakini mampu membentuk masyarakat yang berkarakter, beretika, dan berkontribusi positif bagi pembangunan.
Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakat.
Apresiasi untuk Pengurus dan Pembina LPTQ
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cecep menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pembina, dan relawan LPTQ yang telah berkontribusi dalam pembinaan generasi Qur’ani di Tasikmalaya.
Dedikasi mereka dinilai sebagai bentuk pengabdian yang memiliki dampak besar bagi masa depan daerah.
Harapan Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi
Bupati Cecep berharap, dengan dukungan Pemkab Tasikmalaya dan kerja keras LPTQ, akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam bidang tilawah dan hafalan, tetapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang kehidupan.
Generasi Qur’ani diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan kemajuan bagi Tasikmalaya.
Komitmen Berkelanjutan Pemkab Tasikmalaya
Menutup pernyataannya, Bupati Cecep menegaskan bahwa Pemkab Tasikmalaya akan terus berkomitmen mendukung program-program LPTQ secara berkelanjutan. Pemerintah daerah berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat demi terwujudnya masyarakat Tasikmalaya yang religius, berakhlak, dan sejahtera.
Pembinaan generasi Qur’ani diyakini menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan masa depan Tasikmalaya yang lebih baik.


