
Portal Media Kota Tasikmalaya – Sejak pagi hari, Sabtu (22/11/25), suasana halaman Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) di Jl. Tamansari, tepatnya kawasan Gobras, Kota Tasikmalaya, tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Ratusan peserta dari berbagai kalangan—mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, warga sekitar, hingga sejumlah tamu undangan—memadati area kampus untuk mengikuti kegiatan Fun Walk 2025.
Acara jalan santai tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke-113 sekaligus Milad Umtas ke-11, yang pada tahun ini mengusung semangat kolaborasi dan penguatan peran perguruan tinggi dalam masyarakat. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya sendiri didirikan pada Oktober 2014 dan kini memasuki usia lebih dari satu dekade.
Kemeriahan Sejak Pagi Hari
Sejak pukul 06.00 WIB, peserta mulai berdatangan. Panitia menyiapkan rute jalan santai yang melintasi kawasan Tamansari dan lingkungan sekitar kampus. Musik, door prize, dan stan UMKM turut meramaikan gelaran pagi itu. Tidak hanya menjadi agenda olahraga, acara ini juga menjadi ruang interaksi sosial antara civitas akademika Umtas dengan masyarakat.
Rektor Umtas, Dr. Neni Nuraeni, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini telah menjadi tradisi kampus setiap momentum peringatan milad.
“Ajang ini kita gelar merayakan momentum milad atau ulang tahun. Ini biasa kita helat seperti di tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah, kegiatan hari ini cukup mendapat sambutan dan dukungan dari berbagai pihak,” ujar Neni di sela acara.
Melibatkan Seluruh Elemen Muhammadiyah dan Masyarakat
Neni menjelaskan bahwa konsep perayaan milad tahun ini berfokus pada kolaborasi. Bukan hanya organisasi internal kampus, tetapi juga melibatkan berbagai pihak eksternal, khususnya unsur-unsur dalam Persyarikatan Muhammadiyah.
Panitia menggandeng ortonom Muhammadiyah, seperti Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta sejumlah lembaga mitra pendidikan dan pemerintahan. Keterlibatan pemerintah kecamatan juga terlihat dari kehadiran Camat Tamansari, yang mengikuti acara sejak awal hingga akhir.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Umtas bukan hanya institusi pendidikan, tetapi juga bagian dari masyarakat. Kehadiran kampus harus memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” tambah Neni.
Wujud Syiar dan Edukasi Publik
Selain fun walk, rangkaian milad Muhammadiyah dan Umtas tahun ini juga mencakup seminar kesehatan, pengabdian masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pameran karya mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, Umtas ingin memperkuat posisi sebagai universitas berbasis pengabdian, inovasi, dan pemberdayaan.
Perayaan milad juga menjadi ajang memperkuat identitas Muhammadiyah di Kota Tasikmalaya melalui kegiatan positif dan edukatif. Nilai utama yang diusung adalah hidup sehat, kebersamaan, dan peningkatan rasa memiliki terhadap perguruan tinggi yang berdiri di lingkungan masyarakat Tamansari.
Antusiasme Tinggi Peserta
Banyak peserta mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan ini. Suasana yang meriah, jalur yang menantang namun menyenangkan, serta kesempatan untuk mendapatkan hadiah undian membuat acara semakin diminati. Beberapa dosen menyebut acara ini menjadi ajang mempererat hubungan antar-unit dan antar-fakultas.
Para mahasiswa pun terlihat antusias, tidak hanya untuk mengikuti fun walk tetapi juga untuk terlibat sebagai panitia dan relawan teknis. Kegiatan tersebut dianggap sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengalaman lapangan.
Harapan ke Depan
Rektor dan seluruh jajaran pimpinan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan cakupan yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak institusi mitra. Dengan semakin banyaknya kegiatan berbasis komunitas, Umtas ingin menjadi perguruan tinggi yang semakin dikenal kebermanfaatannya bagi masyarakat Tasikmalaya.
