Kota Banjar Geger, Mayat Pria Ditemukan di Selokan

oleh -385 Dilihat
oleh

header img

Portal Media Kota Tasikmalaya — Warga Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria di saluran air lingkungan Cipadung, RT 11 RW 05, pada Selasa (14/10/2025) pagi. Korban diketahui bernama Heri Setiawan (30), warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak dua hari lalu.

Penemuan jasad tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Sejumlah warga yang tengah melintas mencium aroma menyengat dari arah selokan. Setelah dilakukan pengecekan lebih dekat, mereka menemukan sesosok tubuh manusia dalam posisi tertelungkup di antara tumpukan air dan sampah. Penemuan itu sontak menghebohkan warga sekitar, yang segera melaporkannya ke pihak berwenang.

Tak lama berselang, aparat kepolisian, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, serta petugas medis tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Kondisi selokan yang sempit dan licin membuat proses pengangkatan jasad berlangsung cukup lama. Tim gabungan harus menggunakan alat bantu sederhana agar tubuh korban dapat diangkat dengan aman.

Kepala BPBD Kota Banjar, Ruhimat, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi serta keterbelakangan mental. Kondisi kesehatan itu diduga kuat menjadi penyebab Heri terpeleset dan jatuh ke selokan hingga akhirnya meninggal dunia.

“Benar, korban atas nama Heri Setiawan ditemukan di selokan oleh warga sekitar pukul tujuh pagi. Sebelumnya korban sudah dilaporkan hilang sejak Minggu siang. Berdasarkan informasi keluarga, korban menderita epilepsi,” ujar Ruhimat saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Kota Banjar untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi penemuan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Banjar, melalui Kanit Reskrim yang turut mengawasi proses evakuasi, menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan tidak ada unsur lain yang terlibat dalam kematian korban.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga korban terpeleset dan tenggelam. Namun kami tetap menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit untuk kepastian,” ungkap petugas kepolisian di lokasi.

Warga sekitar mengaku kaget dengan kejadian ini, terlebih korban dikenal sering beraktivitas di lingkungan tersebut. Beberapa saksi menyebut Heri sempat terlihat berjalan sendirian pada Minggu siang sebelum akhirnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.

“Waktu itu kami lihat dia jalan sendiri ke arah selokan, tapi kami tidak menyangka akan terjadi seperti ini. Kami semua kaget,” kata salah satu warga.

Saat ini, jenazah Heri telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi anggota keluarga dengan kebutuhan khusus, terutama saat beraktivitas di area terbuka yang berpotensi berbahaya.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.