
Polres Tasikmalaya Kota Terjun Langsung Bantu Warga Jompo Hidup di Gubuk Reyot di Atas Saluran Air
Portal Media Kota Tasikmalaya – Polres Tasikmalaya Kota kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam pelayanan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu. Pada Jumat, 21 November 2025, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Mohammad Faruk Rozi S.I.K, melalui Kasat Intelkam AKP Aep Nano S.H, mengunjungi kediaman seorang warga jompo bernama Emid di wilayah Lengo, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari. Kunjungan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan mengenai kondisi memprihatinkan keluarga tersebut.
Pak Emid, yang sudah berusia lanjut, tinggal bersama istrinya serta seorang anak mereka di sebuah gubuk reyot berukuran kecil yang berdiri di atas saluran air. Rumah tersebut hanya terbuat dari anyaman bambu dan papan tipis yang sudah tampak rapuh, tanpa lantai permanen, serta tidak memiliki fasilitas sanitasi yang layak. Ketika hujan turun, air kerap merembes masuk melalui dinding dan atap, sehingga keluarga itu harus tidur dalam keadaan lembap dan dingin. Kondisi lingkungan yang tidak sehat tersebut semakin memperburuk situasi ekonomi keluarga yang sudah lama terpuruk.
AKP Aep Nano, yang hadir langsung untuk meninjau kondisi lapangan, tidak bisa menyembunyikan rasa terkejut sekaligus prihatin. Ia melihat bahwa keluarga tersebut bukan hanya hidup dalam kemiskinan ekstrem, tetapi juga sedang menanggung beban trauma dari kejadian yang menimpa mereka sebelumnya. “Waduh, sangat memprihatinkan. Mereka mengalami kesulitan ekonomi setelah menjadi korban penipuan yang berujung pada pembegalan. Akibatnya, mereka kehilangan segalanya dan kini harus tinggal di gubuk bambu di atas saluran air,” ungkapnya.
Menurut keterangan warga sekitar, sebelum musibah itu terjadi, keluarga Pak Emid sebenarnya mampu hidup sederhana namun stabil. Namun setelah menjadi korban kejahatan, mereka kehilangan pekerjaan, harta benda, dan tabungan yang selama ini menjadi penopang hidup. Situasi tersebut memaksa mereka tinggal di bangunan seadanya yang dibangun sendiri di atas saluran air milik umum. Selama ini, mereka bertahan hidup berkat bantuan tetangga serta upah harian yang tidak menentu.
Kunjungan Kasat Intelkam tersebut merupakan bagian dari program kepedulian sosial Polres Tasikmalaya Kota yang secara rutin menjangkau warga miskin, lansia terlantar, dan keluarga rentan di wilayah hukum Kota Tasikmalaya. Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian memberikan bantuan berupa paket sembako, kebutuhan pokok, serta bantuan moril agar keluarga tersebut tetap kuat menghadapi situasi sulit. Bantuan sembako antara lain terdiri dari beras, minyak goreng, gula, mie instan, serta kebutuhan harian lain yang sangat dibutuhkan keluarga Pak Emid.
Tak hanya itu, Polres juga melakukan pendataan awal untuk memastikan apakah keluarga tersebut bisa memperoleh bantuan lanjutan melalui dinas sosial atau program pemerintah yang berkaitan dengan perbaikan tempat tinggal dan perlindungan sosial bagi lansia.
AKBP Mohammad Faruk Rozi S.I.K, melalui AKP Aep Nano, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar formalitas. Menurutnya, Polri memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan bantuan. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban hidup Pak Emid dan keluarga. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada agar tidak mudah tertipu, sehingga kejadian seperti yang dialami keluarga ini tidak terulang,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Polres Tasikmalaya Kota akan terus berupaya melakukan pendekatan humanis, terutama kepada kelompok rentan, sebagai bagian dari strategi memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat.
Warga sekitar turut menyambut positif langkah Polres tersebut. Banyak yang berharap setelah kunjungan ini, keluarga Pak Emid dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah, baik berupa program bedah rumah, bantuan kesehatan, maupun pendampingan sosial.
Kisah Pak Emid menjadi pengingat bahwa masih banyak warga di Kota Tasikmalaya yang hidup dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan uluran tangan. Polres Tasikmalaya Kota berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan manusiawi bagi seluruh warganya.
