Puting Beliung di Tasikmalaya, Belasan Rumah Rusak dan Sekolah Rusak

oleh -350 Dilihat
oleh

puting beliung di tasikmalaya

Portal Media Kota Tasikmalaya — Angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kali ini, bencana alam tersebut melanda Desa Sundawenang, Kecamatan Salawu, pada Senin (20/10/2025) sore. Hantaman angin kencang yang datang secara tiba-tiba menyebabkan 14 rumah warga mengalami kerusakan dan satu bangunan sekolah rusak ringan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi yang melanda Tasikmalaya dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan keterangan warga, hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam waktu singkat, atap rumah beterbangan, beberapa pohon tumbang, dan sejumlah bangunan warga tertimpa batang pohon berukuran besar.

“Anginnya sangat kencang, suaranya seperti gemuruh. Banyak warga langsung keluar rumah dan mencari tempat aman,” ungkap Asep, salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan di bagian atap.

Tidak Ada Korban Jiwa, Puluhan Warga Panik

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, puluhan warga mengalami kepanikan dan sempat mengungsi ke rumah kerabat terdekat saat angin berputar kencang menghantam permukiman mereka.

Petugas BPBD juga mencatat sejumlah infrastruktur seperti jaringan listrik dan tiang penerangan mengalami gangguan akibat pohon tumbang. Pihak PLN dan dinas terkait segera melakukan perbaikan di lapangan.

Penanganan Cepat Tim Gabungan

Dalam keterangan resmi pada Selasa (21/10/2025), Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya menyebutkan bahwa tim gabungan dari TAGANA, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB), Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta aparat TNI-Polri dan perangkat desa langsung dikerahkan ke lokasi beberapa saat setelah kejadian.

Tim melakukan evakuasi warga, pendataan kerusakan, pembersihan material pohon tumbang, serta mendirikan posko darurat untuk memfasilitasi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi untuk membantu warga. Kami mendirikan posko darurat dan menyalurkan bantuan logistik seperti terpal untuk menutupi atap rumah yang rusak, serta kebutuhan dasar lainnya,” kata salah satu anggota TAGANA di lokasi.

Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Pihak BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. BMKG mencatat wilayah Tasikmalaya masuk dalam zona rawan bencana hidrometeorologi pada Oktober hingga Desember.

“Meski kerusakan cukup parah di beberapa titik, yang terpenting semua warga selamat. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, dan melapor secepatnya bila terjadi tanda-tanda bencana susulan,” lanjut petugas tersebut.

Pemerintah daerah saat ini tengah menginventarisasi kerugian serta menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi ringan bagi rumah-rumah warga yang terdampak. Bantuan lanjutan dipastikan akan disalurkan sesuai hasil verifikasi lapangan.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.