Portal Media Kota Tasikmalaya – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Tasikmalaya memusnahkan puluhan ribu botol minuman keras (miras) hasil operasi penertiban penyakit masyarakat. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Wakil Bupati (Wabup) Tasikmalaya, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah selama momen akhir tahun.
Pemusnahan miras dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait.
Komitmen Jaga Kamtibmas Jelang Nataru
Wabup Tasikmalaya menegaskan bahwa penertiban dan pemusnahan miras merupakan langkah strategis untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada momen Nataru yang identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat.
“Kami mendukung penuh langkah Polres Tasikmalaya. Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Wabup.
Menurutnya, peredaran miras kerap menjadi pemicu tindak kriminal dan kecelakaan, sehingga perlu ditangani secara tegas dan berkelanjutan.
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan
Kapolres Tasikmalaya menyampaikan bahwa puluhan ribu botol miras yang dimusnahkan merupakan hasil operasi cipta kondisi yang digelar dalam beberapa waktu terakhir. Barang bukti tersebut terdiri dari berbagai jenis miras, baik pabrikan maupun tradisional.
“Ini adalah hasil kerja keras jajaran Polres bersama Polsek di wilayah hukum Tasikmalaya. Kami tidak ingin ada ruang bagi peredaran miras ilegal,” tegas Kapolres.
Pemusnahan dilakukan dengan cara melindas botol miras menggunakan alat berat, sebagai simbol ketegasan aparat dalam menegakkan hukum.
Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah
Kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan. Wabup menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting agar upaya penegakan hukum berjalan efektif dan mendapat dukungan masyarakat.
Pemerintah daerah, kata Wabup, siap mendukung langkah-langkah preventif dan represif yang dilakukan aparat demi menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Baca juga: Polisi Buru Geng Motor Pengeroyok Dua Remaja di Tasikmalaya, Empat Saksi Diperiksa
Cegah Dampak Negatif Miras
Pihak kepolisian menilai peredaran miras memiliki dampak sosial yang luas, mulai dari meningkatnya angka kriminalitas, kekerasan, hingga kecelakaan lalu lintas. Karena itu, penindakan terhadap miras menjadi salah satu prioritas jelang Nataru.
“Penertiban miras adalah upaya pencegahan. Kami ingin masyarakat merayakan Nataru dengan aman tanpa gangguan,” ujar perwakilan Polres.
Apresiasi Tokoh Masyarakat
Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Polres Tasikmalaya dan dukungan pemerintah daerah. Mereka menilai pemusnahan miras merupakan langkah positif untuk menjaga moral dan ketertiban sosial.
“Ini langkah yang sangat kami dukung karena dampak miras sangat meresahkan,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Operasi Pengamanan Terus Ditingkatkan
Selain pemusnahan miras, Polres Tasikmalaya juga meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan selama periode Nataru. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk pesta miras, balap liar, dan tindak kriminal lainnya.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Imbauan kepada Masyarakat
Wabup Tasikmalaya mengimbau masyarakat agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merayakan Nataru secara sederhana, aman, dan bertanggung jawab.
“Mari kita jaga Tasikmalaya tetap kondusif. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.
Harapan Nataru Aman dan Kondusif
Dengan langkah tegas pemusnahan miras dan penguatan pengamanan, pemerintah daerah dan kepolisian berharap perayaan Natal dan Tahun Baru di Tasikmalaya dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi menciptakan suasana yang damai dan nyaman bagi seluruh warga.





